NYANYIAN PENA

Maaf, Non-Aktifkan Sejenak HP Anda

Posted on: Desember 10, 2008

Nah, ini dia nih! Ada juga nih yang kudu kamu perhatiin. Ada saat-saat tertentu di mana sudah seharusnya bagi kamu-kamu yang sering bawa HP ke mana-mana untuk me-non-aktifkan sejenak HP-mu. Di antaranya adalah saat kamu sedang melakukan ibadah shalat, baik shalat wajib maupun shalat sunnah. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi jika ada yang menghubungimu di tengah shalat. Sebab, suara dering HP bisa mengganggu kekhusyu’an shalat. Terutama ketika shalat berjama’ah di masjid. Di samping mengganggu kekhusyu’an sholatmu, juga ganggu orang yang berada di sekitarmu, lebih-lebih bagi imam shalat.

Sayangnya, seringkali justru kita dapati sebagian orang yang membiarkan HP-nya dalam keadaan aktif ketika sedang shalat berjama’ah. Bahkan tak jarang suara dering HP-nya terdengar sangat keras. Di tambah lagi nada dering yang dipakai biasanya berupa musik atau suara yang aneh-aneh, seperti suara hewan, bayi menangis, kuntil anak (hi..hi..hi..hi…) dll. Tentu saja hal ini sangat mengganggu orang lain yang ada di sekitarnya yang sedang shalat.

Ada cerita begini. Di sebuah masjid yang terletak di daerah perkampungan, pernah ada beberapa orang yang shalatnya telat (masbuk). Ketika imam telah salam, mereka yang shalatnya telat ini berdiri untuk menyempurnakan shalatnya. Namun, tiba-tiba terdengar suara musik yang sangat keras dari HP salah seorang dari mereka. Suara ini berlangsung lama, karena si pemilik HP membiarkan saja HP-nya berbunyi. Salah seorang bapak penduduk asli sekitar masjid itupun kemudian berdiri sambil berteriak dengan suara keras,”ENAK DIMUSIKIN KAYAK DI BAR!!!”. Suasana di masjid pun menjadi agak sedikit tegang.

Nah, oleh karena itu, hendaknya kita nggak ngeremehin hal ini. Segera matikan HP kita ketika hendak menunaikan shalat. Jika takut lupa, kita bisa menseting alarm di HP sekitar 5 menit sebelum waktu shalat tiba sehingga jadi ingat untuk segera me-nonaktifkan HP sejenak. Namun, jika kita terlanjur lupa, kemudian HP kita berdering ketika shalat, maka jangan biarkan HP kita terus berbunyi. Segera matikan, meskipun kita sedang shalat. Hal ini tidak mengapa, bahkan harus kita lakukan. Sebab, kita diperintahkan untuk menghilangkan segala sesuatu yang bisa mengganggu kekhusyu’an shalat.

Misalnya aja, kita dilarang untuk shalat ketika makanan udah dihidangkan dan dalam keadaan menahan buang air (kecil maupun besar). Sebagaimana sabda Rasulullah:

“Apabila makan malam telah dihidangkan, makanlah dahulu sebelum engkau shalat maghrib.” (Muttafaq ‘alaih)

Rasulullah juga pernah bersabda begini:

“Tidak boleh shalat ketika makanan telah dihidangkan, dan tidak diperbolehkan pula shalat bagi orang yang menahan buang air (kecil maupun besar).” (HR. Muslim)

Larangan ini dimaksudkan agar kita bisa shalat dengan khusyuk tanpa ada gangguan, baik gangguan dari dalam diri kita maupun dari lingkungan sekitar.

Barangkali timbul pertanyaan? Bukankah kalau kita matiin HP berarti kita melakukan gerakan yang bukan bagian dari gerakan shalat? Apakah hal ini diperbolehkan?

Jawabnya adalah “boleh”, jika memang hal itu diperlukan demi menjaga kekhusyu’an dan kesempurnaan shalat yang kita lakukan. Ada banyak dalil yang menunjukkan kebolehan melakukan gerakan lain selain gerakan shalat (ketika seseorang sedang melaksanakan shalat) jika memang hal itu harus dilakukan. Namun cukuplah lima hadits berikut ini sebagai dalil penguat bagi kita.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

“Bunuhlah dua binatang hitam (ketika melihatnya-pent) dalam shalat, yaitu ular dan kalajengking.” (Dikeluarkan oleh Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’I, dan Ibnu Majah. Hadits ini dishahihkan oleh Ibnu Hibban)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam juga pernah bersabda:

“Jika salah seorang di antara kalian mengerjakan shalat menghadap sesuatu yang bisa membatasinya dari orang (yang lewat), lantas ada orang yang hendak lewat di depannya, maka hendaknya dia mencegahnya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu mengatakan,”Aku bermalam di rumah bibiku yang bernama Maimunah radhiyallahu ‘anha. (Pada malam hari) Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bangun dan mengerjakan shalat malam. Aku lalu berdiri di sebelah kirinya (ketika beliau sedang shalat). Maka beliaupun memegang kepalaku dan meletakkanku di sebelah kanannya.” (HR. Al-Bukhari)

Rasulullah pernah melangkah untuk membuka pintu yang berada di dekat beliau ketika beliau sedang shalat. Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam pernah shalat (sunnah) di dalam rumah sedangkan pintunya tertutup. Lalu aku datang dan minta dibukakan. Kemudian beliau berjalan (dalam keadaan shalat-pent) lantas membuka pintu untukku, kemudian kembali lagi ke tempat shalatnya”. (HR. An-Nasa’I dan At-Tirmidzi)

Rasulullah pun pernah shalat sambil menggendong cucunya yang bernama Umamah.

Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu berkata,”Pernah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam shalat sambil menggendong Umamah putri Zainab radhiyallahu ‘anha. Jika beliau sujud, beliau meletakkannya; dan jika beliau berdiri, beliau menggendongnya. (Muttafaq ‘alaih). Dalam riwayat Muslim dikatakan: Beliau pada waktu itu sedang menjadi imam.

Dari kelima hadits di atas menjadi jelaslah oleh kita bahwa seseorang yang sedang melakukan shalat diperbolehkan melakukan gerakan lain yang bukan termasuk gerakan shalat. Namun dengan catatan bahwa gerakan yang dilakukan adalah gerakan yang memang dibutuhkan (berfaidah), bukan gerakan sia-sia ataupun main-main. Bukan pula gerakan yang terlalu banyak (sering dilakukan). Sebab, banyak bergerak di luar gerakan shalat dapat menyibukkan hati dan anggota tubuh dari shalat sehingga dapat membatalkan shalat. Kamu bisa mendapatkan penjelasan panjang lebar tentang masalah ini dalam kitab-kitab hadits atau fikih yang ditulis oleh para ulama. Wallahu a’lam.

Jadi sekarang, kalo kamu lagi shalat trus HP di kantongmu bunyi, segera matikan. Gak apa-apa. Yang nggak boleh, begitu HP kamu bunyi, trus kamu angkat dan kemudian kamu ngobrol dulu sama orang yang nelpon ke HP-mu. Kalo begini sih shalatmu jelas batal. Sebab berbicara ketika shalat termasuk yang membatalkan shalat. Ah…kalo yang ini sih kamu juga udah tau, kan ?

Tilililit…….. Tilililit…….. Tilililit…….. Tilililit…….. Tilililit……..

Tilililit…….. Tilililit…….. Tilililit……..

Nah, lho! HP siapa tuh yang bunyi? Buruan matiin! Bentar lagi mo sholat nih.

ALLOHU AKBAR …! ALLOHU AKBAR….!

Tuh kan, udah adzan. Ya udah, kita sholat dulu. Ngobrolnya ntar diterusin lagi abis shalat. Eh, tapi ngomong-ngomong, HP saya di kantong celana kok nggak ada ya? Waduh…Jangan-jangan…COPEEEEEETTT….!!!!

(Dikutip dari buka saya yang berjudul: HATI2 KAWAN…!!! JGN SAMPE MASUK NERAKA GARA2 HP [Petunjuk Penggunaan HP untuk Meraih Surga

dan Terhindar dari Neraka] yang sedang dalam proses penawaran ke penerbit)

2 Tanggapan to "Maaf, Non-Aktifkan Sejenak HP Anda"

Hmm… tulisannya bagus akh. Mengalir… ^_^
Salam kenal ya…

Wah, mau nulis buku baru lagi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: